September 27, 2026

​Kapolda Papua Tengah Perintahkan Jajaran Gelar Nobar Piala Dunia 2026 demi Jaga Kamtibmas

IMG-20260612-WA0033

​Media Putra Bhayangkara.id, Nabire (Papua Tengah) – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Kapolri terkait perhelatan Piala Dunia 2026. Ia memerintahkan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek, untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) bagi masyarakat. Langkah ini menyusul pertandingan pembuka yang telah berlangsung pada Jumat subuh (11/6/2026).

​Jermias menegaskan bahwa kegiatan nobar ini bukan sekadar sarana hiburan. Polda Papua Tengah membidik momentum ini untuk memperkuat kebersamaan, mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di seluruh wilayah Papua Tengah.

​Secara khusus, Kapolda meminta Polsek yang berada di daerah pedalaman untuk bekerja maksimal. Ia ingin memastikan masyarakat di pelosok pun dapat menikmati pesta sepak bola terbesar jagat raya tersebut.

​“Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran dari Polda hingga Polsek untuk melaksanakan nonton bareng Piala Dunia 2026. Kami menindaklanjuti arahan langsung Bapak Kapolri ini sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat,” ujar Jermias, Jumat (11/6/2026).

​Jermias, yang juga seorang pencinta sepak bola dan menjagokan tim nasional Argentina, menilai sepak bola memiliki kekuatan magis untuk menyatukan berbagai kalangan. Olahraga ini mampu meleburkan perbedaan suku, agama, maupun kelompok. Oleh karena itu, ia ingin masyarakat Papua Tengah memanfaatkan momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.

​Melalui atmosfer nobar yang santai, Jermias berharap komunikasi antara aparat keamanan dan warga dapat terjalin lebih harmonis.

​“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri selalu hadir. Kami tidak hanya datang saat ada persoalan keamanan, tetapi juga hadir dalam kegiatan positif yang membawa kegembiraan bagi masyarakat,” ungkapnya.

​Meski mendukung penuh euforia Piala Dunia, Kapolda memberikan peringatan keras agar warga tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan. Ia meminta para pendukung tim nasional peserta menunjukkan sikap dewasa dan menjaga ketertiban umum.

​Jermias melarang keras tindakan-tindakan yang berpotensi memicu konflik atau mengganggu kenyamanan publik, seperti:
​Melakukan konvoi kendaraan yang berlebihan di jalan raya.
​Menggunakan knalpot bising (brong) yang mengganggu warga lain.
​Saling mengejek dan memprovokasi antar-pendukung tim.

​“Silakan bergembira merayakan kemenangan tim favorit, tetapi lakukan dengan tertib. Jangan sampai mengganggu pengguna jalan lain atau memicu gangguan kamtibmas,” tegas Jermias.

​Menutup arahannya, Kapolda mengingatkan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan tugas Polri semata. Ia mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda untuk aktif mengedukasi generasi muda.

​Ia berharap seluruh elemen masyarakat menyukseskan kegiatan nobar serentak ini dengan membawa keluarga dan sahabat. Dengan menjunjung tinggi sportivitas, Papua Tengah dapat tetap mempertahankan situasi yang aman, damai, dan kondusif selama perhelatan Piala Dunia 2026 berlangsung.
(MPB/Kord/PT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *