September 27, 2026

Lagi-lagi Aset Pemkab Jadi Sorotan, Habri Ka. Satker Alkal Sadu Sebut Unggahan di Facebook Hoax

IMG-20260610-WA0012

Tanjabtim, (putrabhayangkara.id) – Rabu, 10/06/2026. Masih hangat dalam ingatan, baru-baru ini kita dihebohkan soal aset Pemkab satu unit excavator terbangkalai dan dibiarkan terbenam dikawasan Hutan, muncul lagi keluhan soal pengelolaan aset milik Pemerintah Kabupaten Tanjabtim kembali mencuat ke publik, satu unit Road Roller, yang juga sering disebut sebagai Mesin Penggilas, Wales Stump, atau secara umum dikenal sebagai Vibro Roller dibiarkan terbangkalai.
Kali ini sorotan datang dari warganet yang membagikan video kondisi aset tersebut di media sosial Facebook, menunjukkan satu unit aset Pemkab yang terkesan terabaikan dan terpuruk di tengah jalan.

Dalam unggahan vidio yang berdurasi kurang lebih 2menit, yang diunggah Saparudin pemilik akun faesbook membeberkan” nich,, beginilah alat UPTD  sadu nich a…, tepatnya diposisi parit satu Desa Sungai Cemara, aneh nich bosku, biasanya alat yang seperti ini nich untuk pengeras jalan, tapi ini nich a, malah masuk ke comberan ini nich bosku, berarti ini kan menandakan jalan kito di Desa Sungai Cemara nich sangat lembek, sekali dua kali hujan langsung bonyok, ini tanda jalan P2D Desa Sungai Cemara ini belum ada diadakan pengerasan bosku, nich alat alat pengerasan sampai terbenan macam ini bosku, nich lihat nich ya bosku ya, dan ini pun sudah beberap bulan, dak tau, hampir setahun barangkali kalau dak salah ingat itu, ngendap di parit satu kiri kemaren Desa Sungai Cemara, inilah bosku kenyataan nya, anehkan lucu, alat pengeras jalan biso, biso masuk, nich terbenam bosku, apalagi kalo mobil bosku, mobil ngangkut seton (1ton) aja, kalau jalan, a,,,hujan langsung terbenam, pokoknya jadi bubur lagi jalan kita disini.  inilah bosku alat UPTD Sadu.” diakhir unggahan vidionya.

Mestinya aset Daerah adalah milik bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Tentunya Pengabaian seperti ini dinilai merugikan keuangan Daerah dan menjadi cerminan lemahnya pengawasan dari Dinas terkait.
Terpisah, Kepala Satker Alkal Kecamatan Sadu, Habri sebut unggahan Facebook itu hoax.
”  Baru satu malam alat tuh dilokasi karena jalan licin pas kerja  kemarin sore sudah diamankan kok, Sudah diair hitam laut. Belum ada seminggu, satu malam cuman, nunggu kering besok nya alat sudah kita roling. Cek lokasi lah sekarang atau yg buat berita suruh kelokasi sekarang, Alat tidak terpuruk kok.” jelasnya.
Disinggung soal unggahan di Facebook yang diunggah oleh akun facebook Saparudin, Habri sebut informasi itu tidak benar alias Hoax.
” Iyalah, cuma malas be berdebat.” pungkasnya. (Jhon.T)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *