September 26, 2026

BMPRI Satukan Semangat Merah Putih Lewat Nabire Run 6K

IMG-20260605-WA0033

Nabire, 5 Juni 2026 – Semangat olahraga dan persatuan akan mewarnai Kabupaten Nabire pada 6 Juni 2026 mendatang melalui pelaksanaan lomba lari 6 kilometer (6K) yang digelar oleh Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMPRI) Kabupaten Nabire bersama BMPRI Provinsi Papua Tengah. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Taman Gizi itu diperkirakan akan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Ketua DPC BMPRI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan telah rampung. Panitia telah menyiapkan kebutuhan peserta, mulai dari kaos lomba, perlengkapan pendukung hingga sistem pendaftaran yang telah dibuka sejak 2 Juni 2026. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai sekitar 300 orang hanya dalam beberapa hari.

Menurut Permenas, panitia menargetkan sedikitnya 500 peserta ambil bagian dalam event tersebut. Namun apabila jumlah pendaftar terus meningkat, BMPRI siap mengakomodasi peserta lebih banyak dari target awal. Sementara itu, rute lomba masih dalam tahap finalisasi dan telah dilakukan pengecekan oleh panitia untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pelari.

Ajang Nabire 6K terbuka bagi kategori pelajar dan umum dengan biaya pendaftaran sebesar Rp100.000 per peserta. Dana yang terkumpul dari pendaftaran akan digunakan untuk mendukung kebutuhan logistik, operasional kegiatan, serta berbagai kebutuhan teknis selama pelaksanaan lomba berlangsung. Biaya tersebut tidak dialokasikan untuk hadiah perlombaan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi BMPRI Kabupaten Nabire dan BMPRI Provinsi Papua Tengah yang dipimpin oleh Ketua DPD BMPRI Papua Tengah, Melgi Sidiq Rumawi. Selain menjadi ajang olahraga, lomba lari ini juga diharapkan menjadi wadah mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membangun semangat nasionalisme di tengah keberagaman Papua Tengah.

Permenas menegaskan bahwa BMPRI terus berkomitmen menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui olahraga, organisasi tersebut ingin mendorong partisipasi publik dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

“Lomba ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi simbol semangat persatuan, kebersamaan, dan dukungan terhadap kemajuan pembangunan di Papua Tengah. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Permenas.

Dengan tingginya minat peserta dan dukungan berbagai pihak, Nabire 6K diharapkan menjadi salah satu event olahraga masyarakat terbesar di Papua Tengah tahun 2026 serta menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya hidup sehat dan semangat Merah Putih di Bumi Cenderawasih.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *