Dinas Peternakan Nabire Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Nabire, 25 Mei 2026 – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan Kabupaten Nabire memastikan ketersediaan hewan kurban bagi masyarakat tetap mencukupi meski mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya. Berkurangnya stok hewan kurban tersebut berdampak pada kenaikan harga sapi karena tingginya permintaan masyarakat menjelang Iduladha.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, drh. I Dewa Ayu Dwita, K.M., mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan ketersediaan hewan kurban di sejumlah titik penjualan. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama perayaan Iduladha.
Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, Dinas Peternakan menurunkan sebanyak 26 personel medis dan paramedis veteriner. Petugas melakukan pemeriksaan antemortem atau pemeriksaan sebelum penyembelihan guna memastikan hewan dalam kondisi sehat, layak potong, dan bebas dari gejala penyakit menular.
Selain pemeriksaan kesehatan, pengawasan juga dilakukan di lokasi penampungan, tempat penjualan, hingga area pemotongan hewan kurban. Hewan yang dinyatakan sehat dan memenuhi syarat akan diberikan keterangan sesuai prosedur kesehatan hewan. Hal ini dilakukan agar hewan kurban yang beredar benar-benar aman, sehat, dan sesuai ketentuan teknis maupun syariat.
Tidak hanya sebelum penyembelihan, petugas juga melaksanakan pemeriksaan postmortem terhadap daging dan organ hewan setelah disembelih. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat serta terbebas dari penyakit yang dapat membahayakan kesehatan.
Selain itu, Dinas Peternakan Nabire bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan sosialisasi kepada panitia kurban masjid di wilayah Nabire. Sosialisasi tersebut membahas tata cara penanganan hewan kurban yang higienis, sehat, dan sesuai syariat agar pelaksanaan kurban berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
MPB ABIRAYANTI
