Ngopi Bareng Jelang May Day, Polisi dan Buruh Sepakat Jaga Kondusifitas di Humbahas
Doloksanggul, Selasa 28 April 2026. Putrabhayangkara.id
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Kepolisian Resor Humbang Hasundutan (Humbahas) mengedepankan pendekatan preventif dengan merangkul kalangan buruh melalui komunikasi langsung. Langkah ini terlihat dalam kegiatan “ngopi bareng” yang digelar Satuan Binmas Polres Humbahas bersama pengurus PC F.SPTI-SPSI Humbahas di Jalan Maduma 2, Kelurahan Pasar Doloksanggul, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang dikemas santai tersebut menjadi ruang dialog antara aparat kepolisian dan perwakilan serikat pekerja. Di tengah suasana akrab, personel Sat Binmas tidak hanya menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menyerap aspirasi langsung dari para pengurus serikat.
Kasat Binmas Polres Humbahas, Iptu Francis Saragi, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam momentum yang berpotensi memicu dinamika sosial seperti peringatan May Day. Menurutnya, pendekatan humanis menjadi kunci menjaga stabilitas daerah tanpa harus mengedepankan langkah represif.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam peringatan Hari Buruh nanti. Mari bersama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Humbang Hasundutan agar tetap aman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Francis.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik, khususnya di kawasan pasar. Praktik pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan narkotika, menurutnya, menjadi ancaman nyata yang harus dicegah bersama karena berdampak langsung pada stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, pernyataan dari pihak serikat pekerja menjadi sorotan. Ketua PC F.SPTI-SPSI Humbahas, Parulian Simamora, memastikan bahwa pihaknya tidak akan menggelar aksi unjuk rasa pada peringatan May Day tahun ini. Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga kondusifitas daerah.
“Untuk tanggal 1 Mei nanti, kami tidak ada rencana melakukan aksi unjuk rasa. Kami memilih mengisi kegiatan dengan hal positif, yaitu ngopi bareng bersama anggota dan pengurus dari 15 pimpinan unit kerja yang berasal dari 10 kecamatan,” kata Parulian.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan dipusatkan di kantor PC F.SPTI-SPSI Humbahas di Jalan Maduma 2 dan turut mengundang pihak kepolisian sebagai bentuk sinergitas antara buruh dan aparat keamanan.
Pilihan untuk tidak turun ke jalan menandai perbedaan dinamika peringatan May Day di Humbahas dibanding sejumlah daerah lain yang kerap diwarnai aksi massa. Di satu sisi, hal ini mencerminkan stabilitas hubungan antara serikat pekerja dan aparat. Namun di sisi lain, absennya aksi juga membuka ruang tafsir terkait sejauh mana isu-isu ketenagakerjaan di daerah benar-benar terakomodasi atau justru belum terartikulasikan secara terbuka.
Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho, menyampaikan apresiasi terhadap sikap kooperatif serikat pekerja yang memilih jalur kolaboratif. Ia menilai sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya dalam momen sensitif seperti May Day.
“Kami mengapresiasi komitmen dari rekan-rekan serikat pekerja yang telah berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas. Sinergi ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Adi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, stabilitas daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.
Pendekatan dialogis yang dilakukan Polres Humbahas menunjukkan pergeseran strategi pengamanan dari pola reaktif menuju preventif. Alih-alih menunggu potensi konflik muncul, kepolisian memilih membangun komunikasi sejak dini guna meredam kemungkinan eskalasi.
Meski demikian, efektivitas pendekatan ini tetap bergantung pada konsistensi komunikasi dan keterbukaan terhadap aspirasi buruh. Tanpa itu, ruang dialog berpotensi menjadi formalitas tanpa substansi.
Dengan kesepakatan untuk menjaga kondusifitas, peringatan May Day di Humbahas tahun ini diproyeksikan berlangsung tanpa gejolak. Namun, tantangan ke depan tidak hanya menjaga stabilitas, melainkan memastikan bahwa isu-isu ketenagakerjaan tetap mendapatkan ruang perhatian yang proporsional di tengah suasana yang kondusif.
Diterbitkan Media Putra Bhayangkara ID
( Frish )
