Pengawasan Orang Asing Diperkuat, Imigrasi Pontianak Dukung Transformasi Kota sebagai Destinasi Eco Sport Tourism
Pontianak – Transformasi Kota Pontianak sebagai destinasi eco sport tourism unggulan terus menunjukkan perkembangan positif. Di tengah upaya memadukan potensi wisata Sungai Kapuas dengan olahraga berbasis kesehatan dan gaya hidup, pengawasan terhadap keberadaan orang asing menjadi perhatian serius demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.Kamis,(23/4)
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) terus memperkuat sinergi lintas instansi untuk memastikan pengawasan terhadap warga negara asing berjalan optimal. Kolaborasi dilakukan bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan berbagai instansi terkait di wilayah Pontianak dan sekitarnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian saat ini tidak hanya bersifat administratif, namun juga harus adaptif terhadap dinamika perkembangan daerah.
“Seiring meningkatnya potensi kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dalam kegiatan olahraga dan wisata berbasis alam, pengawasan harus dilakukan secara kolaboratif, terukur, dan humanis,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan kawasan Waterfront City Pontianak yang semakin representatif, didukung jalur sepeda yang nyaman serta berbagai event olahraga dan wisata berskala nasional maupun internasional, diproyeksikan akan menarik minat wisatawan asing dalam jumlah signifikan.
Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata daerah, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengawasan keimigrasian.
Melalui Timpora, sinergi antarinstansi diwujudkan melalui pertukaran data dan informasi, operasi gabungan, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang aman dan kondusif tanpa mengurangi kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pontianak.
Imigrasi Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung pembangunan daerah. Pengawasan yang kuat dan kolaboratif dinilai menjadi fondasi penting agar transformasi Pontianak sebagai destinasi eco sport tourism berjalan berkelanjutan.
Dengan sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, Pontianak diyakini mampu melangkah menjadi kota tujuan wisata dunia yang sehat, aman, dan berdaya saing global.(Sabirin)
