Pencarian Diki Barus di Tolikara Masih Belum Membuahkan Hasil (Nihil), Polisi dan Warga Akan Menyiapkan Ritual Adat
Tolikara, Papua Pegunungan, MPB – Upaya pencarian terhadap seorang warga bernama Diki Barus yang dilaporkan hilang di wilayah Kabupaten Tolikara hingga kini belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tolikara bersama tim khusus Kapolres, dibantu masyarakat setempat, terus menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban. Jumat, (17/4/2026).
Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H.,M.H melalui Kasat Reskrim AKP Budi Payung, S.H menjelaskan bahwa pencarian intensif telah dilakukan sejak hari selasa, 17 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIT hingga Sabtu 5 April 2026 dengan area pencarian meliputi beberapa kampung, diantaranya :
1. Kampung Gilubandu.
2. Kampung Kanggime.
3. Kampung Telenggeme.
4. Dan wilayah hutan serta jurang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Tim gabungan telah melakukan penyisiran secara maksimal di seluruh area yang dicurigai, termasuk wilayah hutan dan jurang yang cukup sulit dijangkau. Namun hingga sampai saat ini pencarian belum membuahkan hasil,” ujar Kasat Reskrim Polres Tolikara
Meski demikian, aparat kepolisian tidak menghentikan upaya pencarian. Setelah kegiatan hari itu selesai, seluruh personel kembali ke Markas Komando (Mako) Polres Tolikara untuk melakukan evaluasi dan menyusun langkah lanjutan.
Menariknya, dalam upaya berikutnya, pihak kepolisian akan melibatkan pendekatan kearifan lokal. Berdasarkan saran dari masyarakat setempat, direncanakan akan dilakukan ritual adat berupa “buang darah babi” di sekitar lokasi kejadian.
“Kami menghargai dan mempertimbangkan saran dari masyarakat adat. namun hal tersebut akan kami koordinasikan kepada pimpinan dalam hal ini Kapolres guna menyiapkan satu ekor babi untuk dilakukan prosesi adat, dengan harapan dapat membantu proses pencarian,” lanjutnya.
Ritual adat tersebut dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai salah satu cara untuk membuka petunjuk atau menghilangkan hal-hal yang dianggap menghambat pencarian.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan warga sekitar, guna memperluas upaya pencarian.
Kasus hilangnya Diki Barus masih menjadi perhatian serius, dan aparat memastikan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan hingga titik terang ditemukan.
Namun apabila masyarakat Tolikara dan sekitarnya mengetahui adanya Informasi atau hal – hal terkait hilangnya saudara Diki dapat memberitahu pihak kepolisian khsususnya Sat Reskrim guna di lakukan langkah lebih lanjut. (Ardi)
