September 26, 2026

Aksi Kepedulian di Huntara Sibalanga, Bantuan Listrik Ringankan Beban 40 Keluarga

IMG-20260325-WA0034

Rabu 25 Maret 2026, Tapanuli Utara. Putrabhayangkara.id

Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali terlihat melalui aksi sosial yang digagas Sekolah Kristen Penabur Jakarta lewat program “Penabur Berbagi”. Bantuan berupa pembayaran token listrik selama tiga bulan diberikan kepada 40 kepala keluarga yang tinggal di hunian sementara (huntara) di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Rabu (25/03/2026).

Program ini menjadi bentuk nyata solidaritas sosial dalam membantu masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabencana. Di tengah keterbatasan ekonomi yang dialami warga huntara, akses terhadap kebutuhan dasar seperti listrik menjadi sangat krusial untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut. Bantuan ini dinilai tidak hanya bersifat material, tetapi juga memberikan dampak psikologis berupa semangat dan harapan baru bagi masyarakat penerima.

“Puji syukur dan terima kasih kepada Sekolah Kristen Penabur Jakarta melalui kegiatan ‘Penabur Berbagi’ atas kepedulian dan dukungannya kepada masyarakat,” demikian disampaikan dalam pernyataan yang mewakili pemerintah daerah bersama warga penerima manfaat.

Secara fungsional, bantuan pembayaran listrik ini berperan penting dalam menjaga stabilitas kehidupan di lingkungan huntara. Listrik tidak hanya digunakan untuk penerangan, tetapi juga mendukung aktivitas belajar anak-anak, komunikasi, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kehadiran program sosial seperti ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan sosial. Dalam konteks kebencanaan, sinergi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam mempercepat proses pemulihan.

Warga penerima bantuan menyambut program ini dengan rasa syukur. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih, perhatian dari pihak luar menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap, aksi kepedulian ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak lain untuk turut ambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kiranya ini menjadi berkat dan meringankan beban masyarakat,” ungkap perwakilan pemerintah bersama warga.

Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Semangat saling membantu diharapkan terus tumbuh, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan bencana di masa mendatang.

Sebagai penutup, doa dan harapan turut disampaikan agar setiap kebaikan yang diberikan mendapat balasan berlipat ganda, sekaligus mempererat hubungan kemanusiaan antar sesama.

Diterbitkan: Media Putra Bhayangkara ID (Frish)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *