September 26, 2026

Tasyakuran HUT KSPSI Ke -53 Dan Harpekindo Tahun 2026 Bersama Kapolri Di Gedung Pusdiklat Centre Jatiluhur Purwakarta

IMG-20260222-WA0000

PURWAKARTA , putrabhayangkara.id –

Dalam rangka tasyakuran Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang ke – 53 tahun 2026 dan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di Selenggarakan di Gedung Pusdiklat Centre Jatiluhur Kabupaten Purwakarta pada Sabtu, 21 pebruari 2026. Yang di hadiri langsung oleh Andi Gani Nena Wea M.Si President Asean Trade Union Council K SPSI sekaligus sebagai Penasehat Kapolri, hadir juga Kapolri RI Jendral Polisi Drs.Listiyo Sigit Prabowo M.si dan beliau sebagai Kepala Dewan Penasehat K SPSI, Menaker RI Prof.Yassierli S.T.,M.T.,Ph.D., serta Ketua panitia H.Mustopo S.H, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan,
berikut Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein S.Ag.
(Om Zein) beserta jajaran dari Forkopimda Kabupaten Purwakarta.

Pada Saat Konfrensi Pers Dani Gani Nena Wea mengatakan “Hari ini keluwarga Besar KSPS I merayakan HUT ke – 53 kami menyampaikan paradigma bahwa aksi bagian daripada perjuangan pemikiran dan juga meningkatkan ketrampilan untuk bisa merespon perkembangan yang sangat luar biasa di akhir akhir ini, maka Pusdiklat ini tidak hanya pendidikan dan pelatihan biasa namun juga digitalisasi marketing ada juga tecnologi marketing secara digital karena untuk merespon perubahan zaman secara cepat.

Di tempat yang sama Kapolri Listiyo Sigit menyampaikan “Selamat HUT KSPSI ke – 53 yang di laksanakan di Pusdiklat Centre ini ,kita harapkan semoga pembangunan cepat selesai di waktunya nanti, kemudian bisa mempersiapkan tenaga buruh yang berprofesional untuk menghadapi situasi global dan kemajuan teknologi sebagai kebutuhan SDM yang profesional ,supaya tidak kalah saing dengan rekan buruh dari negara lain, dan kami juga terus mengoptimalkan disketenaga kerjaan yang selama ini kita minta memberikan pendampingan dan pelayanan permasalahan industrial antara pekerja dengan perusahaan apabila ada permasalahan seperti dari pengamanan lingkungan sampai pengamanan di industri industri dengan proses penegakan hukum apabila ada pelanggaran pelanggaran antara kedua belah pihak,” ujarnya.

Kemudian sambutan di lanjut,oleh Menteri Tenaga Kerja RI Prof.Yassierli Mengatakan bahwa “Untuk k3 dengan melibatkan perwakilan dari Serikat pekerja, serikat buruh terus akan kita laksanakan dan bahkan kami juga berharap teman-teman Serikat pekerja serikat buruh juga hadir di balai-balai kementerian ketenagakerjaan, dengan total ada 42 balai di Indonesia untuk solusi terkait dengan tantangan ke depan, kita siap karena yang diminta oleh industri dengan kompetensi yang berbeda.

“Dan kita tentu juga menunggu kolaborasi yang lebih jauh lebih besar dengan KSPSI sebagai salah satu konfederasi terbesar di Indonesia, dan hal-hal terkait dengan tantangan itu saya yakin bisa kita hadapi bersama, termasuk juga terkait dengan green job yang juga harus sama-sama kita jawab bagaimana kita mempersiapkan tenaga kerja dengan karakter atau kompetensi yang baru.

“pada kesempatan ini sekali lagi saya menyampaikan apresiasi atas kontribusi KSPSI dalam menjaga kondisi fisik hubungan industrial di berbagai sektor selama ini, semoga ke depan KSPSI semakin solid modern dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya, serta terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak dan perlindungan pekerja.

“Secara konstruktif dan biologis Jangan lupa kita punya agenda terkait dengan undang-undang ketenagakerjaan yang walaupun ini adalah inisiatif DPR tapi kita berharap akan menjadi lebih kebersamaan, selain itu segmen pekerja yang lain juga butuh kepastian perlindungan hukum jaminan sosial pekerja platform, pekerja perkebunan, anak buah kapal, tenaga buruh angkut di pelabuhan dan seterusnya. mereka juga menunggu adanya kepastian hukum perlindungan sosial untuk mereka dan ini harus kita jaga bersama-sama.

Sebagai penutup, Yassierli mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 KSPSI dan juga selamat hari pekerja Indonesia tahun 2026 semoga semangat kebersamaan dan gotong royong, terus terjaga demi mewujudkan pekerja Indonesia yang kompeten dan kami sangat mengapresiasi dan mendukung adanya Training Centre ketenaga kerjaan ,”pungkasnya.
(Monna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *