NGOPI PINTAR MEDIA PUTRA BHAYANGKARA 2026 Dari Diskusi Sederhana, Lahir Gerakan Nyata Ketahanan Pangan Rakyat
Oplus_131072
Media Putra Bhayangkara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong isu strategis nasional. Pada 19 Februari 2026, dalam suasana sederhana dan penuh keakraban, digelar forum Ngopi Bareng (Ngobrol Pintar Bersama) yang membahas serius tentang usaha dan pengelolaan lahan pertanian guna meningkatkan ketahanan pangan serta memberdayakan masyarakat bawah.
Pertemuan yang berlangsung secara dadakan namun sarat gagasan besar ini dihadiri oleh Pemimpin Umum Media Group, Priyono, A.Md., SH., S.Sos, bersama Ketut Darma selaku Komisaris PT. Tribintang Setia Media, Heru Amrullah dari bidang pemasaran industri perusahaan pupuk, serta budayawan nasional M. Samsudin yang akrab disapa “Gus Sam”.
Turut hadir memperkuat barisan Media Putra Bhayangkara, Yusuf Wibisono, yang memberikan pandangan strategis mengenai peran media dalam mengawal program pemberdayaan pertanian secara transparan dan berkelanjutan.
Kolaborasi Nyata untuk Rakyat Kecil
Dalam diskusi tersebut, para tokoh sepakat bahwa ketahanan pangan bukan hanya program seremonial, melainkan gerakan nyata yang harus menyentuh langsung masyarakat penggarap lahan.
Gus Sam menegaskan bahwa konsep yang ditawarkan adalah pengelolaan pertanian berbasis yayasan, sehingga pembinaan masyarakat bisa dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan. Sementara untuk pemasaran hasil produksi, akan diperkuat melalui jaringan perusahaan media agar petani tidak lagi terjebak dalam sistem distribusi yang merugikan.
“Kalau rakyat kecil diberi akses lahan, pendampingan, dan pasar, maka ketahanan pangan akan tumbuh dari bawah,” tegasnya.
Jagung Jadi Program Awal
Sebagai langkah awal setelah terjalinnya kerja sama dengan pihak Perhutani, Gus Sam mengajak para penggarap lahan untuk memulai penanaman jagung. Komoditas ini dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi, siklus panen cepat, dan pasar luas.
Untuk mendukung produktivitas, rencananya pemupukan akan menggunakan produk pupuk dari perusahaan yang dikelola keluarga besar Heru Amrullah. Sinergi ini diharapkan mampu membangun ekosistem pertanian yang saling menguatkan antara petani dan industri dalam negeri.
Media sebagai Penggerak Pemasaran
Sementara itu, Ketut Darma menyatakan kesiapan PT. Tribintang Setia Media dalam mendampingi pemasaran hasil produksi pertanian. Strategi publikasi, promosi, hingga penguatan jaringan distribusi akan menjadi bagian penting dalam program ini.
Media Putra Bhayangkara melalui jajaran redaksinya, termasuk peran aktif Yusuf Wibisono, berkomitmen mengawal program ini agar berjalan profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat kecil.
Sinergi Yayasan, Media, Perhutani dan Industri
Forum Ngopi Pintar ini menjadi titik awal sinergi antara yayasan, media, Perhutani, serta perusahaan pendukung. Model kolaborasi yang digagas mencakup:
Pemberdayaan masyarakat penggarap lahan
Pendampingan teknis dan manajemen pertanian
Dukungan pupuk dan sarana produksi
Penguatan promosi dan pemasaran berbasis media
Sistem kelembagaan yang akuntabel
Harapan Besar untuk Kemandirian Pangan
Dari pertemuan sederhana lahir harapan besar. Media Putra Bhayangkara menilai langkah ini bukan sekadar wacana, melainkan embrio gerakan kemandirian pangan berbasis kolaborasi lintas sektor.
“Jika lahan produktif dan petani sejahtera, maka bangsa akan kuat,” menjadi semangat yang mengemuka dalam diskusi tersebut.
Media Putra Bhayangkara akan terus mengawal dan memberitakan perkembangan program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Yusuf Wibisono)
