Eks Pol PP Lobar Dipolisikan: Ngaku Intel BIN, Tipu Warga Janji Lolos Brimob Sejak 2022
LOMBOK BARAT – Kasus penipuan dengan modus mencatut nama instansi negara kembali memakan korban. Seorang pria berinisial R, yang diketahui merupakan mantan anggota Satpol PP Lombok Barat, dilaporkan ke Polsek Gerung, Polres Lobar, setelah diduga menipu warga Gerung, H. Burhanudin dengan menjanjikan kelulusan menjadi anggota Brimob Polri.
Kasus ini sebenarnya bermula pada tahun 2022. Saat itu, R dikenalkan oleh M kepada korban dan menjanjikan bisa memuluskan jalan sang anak untuk masuk menjadi anggota Brimob setelah anaknya korban tidak lulus saat mengikuti pendaftaran ABRI. Untuk meyakinkan korbannya, R melakukan aksi manipulasi yang cukup berani.
R mengklaim bahwa dirinya adalah anggota Badan Intelijen Negara (BIN) yang sedang bertugas. Ia berkilah bahwa profesinya sebagai anggota Satpol PP Lombok Barat hanyalah “cover” atau penyamaran belaka demi menjalankan misi rahasia. Terpukau dengan profil tersebut, korban pun menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat administrasi atas permintaan R.
Setelah menunggu selama hampir empat tahun sejak 2022, janji pelaku tak kunjung terbukti. Anak korban tak pernah mengenakan seragam Brimob, dan uang yang telah disetorkan pun menguap tanpa kejelasan.
Korban mengaku telah berulang kali mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, tersangka R justru menunjukkan sikap tidak kooperatif dan tidak memiliki iktikad baik untuk mengembalikan kerugian korban.
“Kami sudah menunggu sejak 2022, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian. Pelaku selalu menghindar dan tidak ada niat baik untuk bertanggung jawab, makanya kami resmi lapor ke Polsek Gerung,” ujar pihak korban H. Burhanudin Kamis (5/2/26).
Pihak kepolisian kini tengah mendalami laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap R. Masyarakat diingatkan kembali bahwa rekrutmen Polri menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), sehingga siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan uang dipastikan adalah penipu. (A)
