September 26, 2026

Sasar Kompetensi Standar Basarnas, 45 Relawan Papua Barat Ikuti Diklat Penyelamatan Air

Compress_20260110_225155_5507

 

​RAJA AMPAT-Media Putra Bhayankara – Sebanyak 45 relawan dari berbagai organisasi di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya mulai menjalani penggemblengan intensif dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Water Rescue. Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Saleo, Raja Ampat, ini berlangsung selama enam hari, 10-15 Januari 2026.
​Kegiatan yang diinisiasi oleh SAR Hidayatullah Papua Barat ini diproyeksikan untuk mencetak tenaga penyelamat yang siap diperbantukan dalam kondisi kedaruratan maritim.
​Fokus pada Standarisasi Skill
​Kepala Pos Basarnas Raja Ampat, Joko Prasetyo, saat membuka kegiatan menyatakan bahwa wilayah perairan Papua Barat memiliki tantangan geografis yang tinggi. Oleh karena itu, standarisasi kemampuan relawan menjadi prioritas utama.
​”Kita tidak hanya butuh jumlah relawan yang banyak, tapi kita butuh mereka yang memiliki skill sesuai prosedur operasi standar. Diklat ini adalah jawaban atas kebutuhan tersebut,” tegas Joko.
​Senada dengan hal itu, Ketua Umum SAR Hidayatullah, Alfarobi Nurkarim Enta, menyebutkan bahwa keterlibatan berbagai elemen organisasi merupakan kekuatan besar. Adapun peserta berasal dari:
​Unsur SAR & Pemuda: SAR Hidayatullah (PB & PBD) dan Garda Bangsa PB.
​Unsur Komunikasi & Sosial: RAPI Wilayah Sorong dan Relawan PKH Sorong.
​Unsur Akademisi: Mahasiswa Unimuda Sorong.
​Optimalisasi Hibah Daerah
​Pelaksanaan diklat ini didukung sepenuhnya oleh bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Barat. Dukungan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap penguatan mitigasi bencana berbasis masyarakat.
​Koordinator Pelaksana, Fadhlurrahman atau yang akrab disapa Fadhel, menjelaskan bahwa materi yang diberikan meliputi teori kelas dan praktik lapangan yang cukup berat.
​”Peserta akan diuji mulai dari teknik Self Rescue, Defend and Release, hingga teknik evakuasi kelompok menggunakan perahu mesin. Kami berterima kasih kepada Pemprov Papua Barat atas hibah yang diberikan, sehingga fasilitas pelatihan ini bisa sangat optimal bagi peserta,” jelas Fadhel. (Fadh_Sorong )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *