September 25, 2026

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Pimpin Sholat Jenazah Berjamaah Korban Bencana Banjir dan Longsor Di Agam

IMG-20260107-WA0013

Kab.Agam, putra bhayangkara.id.

Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Agam saat Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, memimpin langsung salat jenazah berjamaah terhadap enam korban bencana hidrometeorologi, Rabu pagi (7/1/2026), di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung.

Enam jenazah tersebut merupakan korban banjir bandang yang hingga kini belum teridentifikasi. Jenazah terdiri dari empat potongan tubuh perempuan, satu jenazah laki-laki dewasa, serta satu potongan kaki, yang diduga kuat merupakan korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kabupaten Agam.

Prosesi salat jenazah berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Agam H. Benni Warlis, Ketua DPRD Kabupaten Agam H. Ilham, Lc., MA, Kapolres Kabupaten Agam AKBP Muari, S.I.K., MM, MH, Direktur RSUD dr. M. Riko Krisman, Sp.An, dan unsur Forkopimda, jajaran kepolisian, serta masyarakat yang turut memanjatkan doa bagi para korban.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa pelaksanaan salat jenazah ini merupakan bentuk penghormatan terakhir dan empati mendalam dari negara kepada para korban bencana.

“Ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Kapolda.

Usai disalatkan, keenam jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemkab Agam di Kampuang Baru, Sungai Jariang, Nagari Lubuk Basung, untuk dimakamkan secara layak. Prosesi pemakaman dilakukan dengan satu liang lahat berisi enam peti.

Pada prosesi pemakaman tersebut, turut hadir Tenaga Ahli Kepala BNPB, Drs. Eny Supartini, MM, sebagai bentuk dukungan dan empati pemerintah pusat terhadap penanganan korban bencana di Kabupaten Agam.

Pemerintah daerah Kabupaten Agam, bersama unsur TNI-Polri dan BNPB terus berkomitmen melakukan penanganan pascabencana secara menyeluruh, mulai dari pencarian, identifikasi, hingga pemakaman korban, sebagai wujud kehadiran negara di tengah duka masyarakat Kabupaten Agam,Propinsi Sumatera Barat. ( Leo ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *