Kedok ‘Game Verse’ Terbongkar: Merchant Nobu ePay Diduga Jadi Jembatan Deposit Situs Judi Dewa 6D, Prof. Dr. Sutan Nasomal Angkat Bicara
JAKARTA – Industri pembayaran digital tanah air kembali diterpa isu miring terkait praktik judi daring (online). Layanan dompet digital Nobu ePay milik PT Bank Nationalnobu Tbk kini tengah menjadi sorotan publik setelah muncul indikasi kuat keterlibatan salah satu merchant-nya dalam memfasilitasi transaksi situs judi online.
Berdasarkan penelusuran investigasi media putrabhayangkara.id, sebuah merchant atas nama CANDRANARANA GAMES VERSE diduga kuat berperan sebagai Local Depositor (penampung dana deposit) untuk situs judi ternama, Dewa 6D.
Praktik ini terungkap melalui aktivitas transaksi di laman situs https: //mkt4.dewa6ds.com. Saat pengguna hendak melakukan pengisian saldo (top-up) untuk bertaruh, sistem mengarahkan pembayaran melalui gerbang pembayaran yang terafiliasi dengan Nobu ePay.
Nama CANDRANARANA GAMES VERSE muncul di struk transaksi digital sebagai penerima dana. Penggunaan nama merchant yang terlihat seperti perusahaan “Game Verse” atau pengembang gim legal diduga merupakan upaya kamuflase untuk mengelabui sistem pengawasan bank (Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme/APU-PPT).
Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas proses Know Your Merchant (KYM) yang dilakukan oleh pihak perbankan. Sesuai regulasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setiap penyedia jasa pembayaran (PJP) wajib memastikan bahwa mitra mereka tidak terlibat dalam aktivitas ilegal.
“Jika terbukti ada pembiaran atau lemahnya verifikasi terhadap merchant yang menjadi pintu masuk dana judi online, pihak bank penyedia layanan dapat dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin layanan terkait,” ujar pengamat hukum Prof. Dr. Sutan Nasomal.
Situs Dewa 6D sendiri merupakan platform yang menawarkan berbagai jenis taruhan angka dan kasino. Aktivitas ini jelas melanggar Pasal 27 ayat (2) UU ITE serta Pasal 303 KUHP tentang perjudian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Bank Nobu melalui layanan pelanggannya ‘Nobu Otoritas’ belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan aliran dana tersebut. Masyarakat diimbau untuk waspada dan tidak tergiur menggunakan layanan yang berafiliasi dengan praktik perjudian ilegal. (A)
