September 26, 2026

Ketika Keamanan Bukan Hanya Tugas Aparat Densus 88 dan POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Malut Satukan Langkah Menjaga Generasi dari Paham Radikal

TERNATE, MPB.ID – Malut, Di balik kerja keras aparat keamanan, ada peran masyarakat yang sering tak terdengar. Jumat sore itu, di kantor POKDARKAMTIBMAS Ternate Tengah, sejumlah tokoh berkumpul bukan sekadar untuk rapat—melainkan untuk membahas masa depan generasi muda Maluku Utara Sabtu,(20/12/2025)

Kasatgaswil Densus 88, AKBP Muslim Nanggala, memulai dengan satu pesan sederhana: mencegah paham radikal dimulai dari lingkungan terdekat.

“Kami ingin anak-anak kita tumbuh dengan pemahaman agama yang damai, bukan kebencian,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Ketua POKDARKAMTIBMAS, Akmal Mustaf, mengakui ancaman radikalisme dapat menyentuh siapa saja.

“Ada orang tua yang tidak sadar anaknya terpapar konten ekstrem di media sosial. Ini yang perlu kita cegah,” katanya.

Para pengurus POKDARKAMTIBMAS hadir dengan semangat serupa.
Ada guru, ada relawan, ada tokoh masyarakat. Mereka datang bukan karena jabatan, tapi karena peduli.

Mereka bercerita mengenai, remaja yang mudah terpengaruh konten kebencian, masyarakat yang takut melapor, minimnya pemahaman soal bahaya radikalisme.

Silaturahmi ini memperlihatkan bahwa keamanan bukan hanya urusan seragam dan senjata, melainkan empati, edukasi, dan kepedulian.

Karena pada akhirnya, menjaga Maluku Utara dari paham intoleran adalah menjaga keluarga sendiri—anak-anak di sekolah, tetangga, dan lingkungan sekitar.

(red zd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *