Renovasi Blok Hunian Rudenim Pontianak Capai 75 Persen, Ditargetkan Rampung Tepat Waktu
KUBU RAYA, Kalimantan Barat — Pekerjaan pengadaan jasa konstruksi fisik berupa Renovasi Area Blok Hunian Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pontianak, di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kantor Wilayah Kalimantan Barat, menunjukkan progres signifikan.Senin,(15/12)
Hingga akhir Desember 2025, progres pekerjaan telah mencapai 75 persen, dengan sisa waktu pengerjaan sekitar tiga minggu dari total jangka waktu kontrak 100 hari kalender.
Proyek renovasi yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto KM 15, Kabupaten Kubu Raya, ini dilaksanakan berdasarkan Nomor Kontrak WIM.16.IMI.6-PB.02.01.883 tertanggal 23 Juli 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp9.930.066.000 (sembilan miliar sembilan ratus tiga puluh juta enam puluh enam ribu rupiah).
Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini yakni:
Perencana: PT Bahtra Jasa Konsul Teknik
Pelaksana: CV Cahaya Mandiri
Pengawas: CV Global Khatulistiwa Konsultan
Tim teknis lapangan menyampaikan bahwa saat ini pekerjaan telah memasuki tahap finishing, meliputi penyelesaian dinding, lantai, atap, menara bangunan, serta instalasi listrik dan saluran pendukung lainnya. Struktur utama bangunan, mulai dari pondasi hingga lantai satu dan dua, telah diselesaikan.
“Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen. Sisa pekerjaan tinggal finishing. Kami memaksimalkan waktu yang ada dengan bekerja lembur, siang dan malam, agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu,” ujar Riko, Tim Teknis di lapangan.
Dalam pelaksanaan proyek ini, sedikitnya 150 tenaga kerja dikerahkan setiap harinya, yang terdiri dari tukang sipil, tukang besi, tukang plafon, tukang keramik, hingga tenaga instalasi listrik.
Riko menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan pekerjaan. Seluruh komponen proyek berjalan sesuai rencana, dan koordinasi antar pihak berlangsung dengan baik.
“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada hambatan. Tinggal memaksimalkan waktu yang tersisa agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi dan kontrak,” tutupnya.
Renovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana hunian di Rudenim Pontianak, sekaligus mendukung pelayanan keimigrasian dan pemasyarakatan yang lebih layak, aman, dan humanis.(Sabirin)
