Bupati Humbang Hasundutan Bahas Kerja Sama dengan PT. PLN Terkait PLTMH dan Pemerataan Listrik
Humbang Hasundutan, Rabu 12 Maret 2025
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH menerima audiensi dari jajaran PT. PLN di Ruang Kerjanya, Kompleks Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul. Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) serta percepatan pemerataan jaringan listrik di wilayah terpencil.
Dalam audiensi tersebut, hadir sejumlah perwakilan dari PT. PLN Unit Pelaksana (UP) 3 Sibolga, di antaranya Sendy Rudianto, serta dari PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Doloksanggul, Lamhot Situmorang. Selain itu, turut mendampingi beberapa pejabat PLN lainnya, termasuk Asisten Manajer Perencanaan, Asisten Manajer Pelayanan Pelanggan dan Administrasi, serta Asisten Manajer Transaksi Energi.
Bupati Oloan Bahas Hasil Retreat di Magelang dan Kerja Sama dengan PLTMH
Dalam sambutannya, Bupati Oloan Paniaran Nababan menyampaikan bahwa dirinya baru saja mengikuti Retreat Kepala Daerah Terpilih di Magelang, di mana ia menerima arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia dan sejumlah menteri, termasuk Menteri BUMN, Erick Thohir. Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan badan usaha, termasuk PT. PLN, untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat.
Bupati mengungkapkan bahwa di Kabupaten Humbang Hasundutan terdapat sekitar 13 Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang beroperasi. Oleh karena itu, ia meminta penjelasan dari pihak PLN mengenai pola kerja sama yang telah berjalan dan kemungkinan pengembangan di masa depan.
“Kami ingin memahami bagaimana mekanisme kerja sama antara PLN dengan PLTMH di Humbang Hasundutan. Hal ini penting untuk memastikan pelayanan listrik bagi masyarakat dapat berjalan optimal,” ujar Bupati Oloan.
PLN Jelaskan Skema Kontrak dengan PLTMH dan Evaluasi Berkala
Menanggapi hal tersebut, Sendy Rudianto dari PT. PLN UP 3 Sibolga menjelaskan bahwa hubungan antara PLN dan PLTMH bersifat kemitraan. PLTMH bertugas mengembangkan pembangkit listrik, sedangkan PLN berperan sebagai pembeli energi listrik yang dihasilkan.
Ia mengungkapkan bahwa kerja sama ini diatur melalui perjanjian kontrak dengan durasi bervariasi, mulai dari 10 hingga 15 tahun. Setelah masa kontrak berakhir, PLN akan melakukan kajian ulang untuk menentukan kelanjutan kerja sama sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
“Setelah kontrak habis, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh. Jika sesuai kebutuhan dan memenuhi standar, kerja sama dapat diperpanjang,” jelas Sendy Rudianto.
Dorongan Bupati untuk Pemerataan Akses Listrik di Daerah Terpencil
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Oloan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam memperluas akses listrik, terutama di wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, terdapat sejumlah dusun di Humbang Hasundutan yang hingga kini belum mendapatkan aliran listrik.
“Kami menerima banyak aspirasi dari masyarakat di beberapa dusun yang belum menikmati layanan listrik. Saya berharap PLN dapat bersinergi untuk mempercepat pemasangan jaringan listrik baru di daerah-daerah tersebut,” tegas Bupati Oloan.
Bupati menambahkan bahwa pemerataan listrik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Humbang Hasundutan.
“Akses listrik yang merata bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga kunci untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di daerah,” imbuhnya.
Komitmen PLN untuk Bersinergi dengan Pemerintah Daerah
Menanggapi permintaan Bupati, Sendy Rudianto menyampaikan komitmen PLN untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperluas cakupan layanan listrik. Pihaknya akan menindaklanjuti permintaan tersebut melalui kajian teknis dan perencanaan yang matang.
“Kami siap bekerja sama dengan Pemkab Humbang Hasundutan untuk mewujudkan pemerataan listrik di daerah-daerah terpencil. Kami akan mempelajari wilayah yang menjadi prioritas dan menyesuaikan dengan kapasitas jaringan,” ujar Sendy Rudianto.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan PT. PLN dapat berjalan lebih efektif untuk mewujudkan akses listrik yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Diterbitkan oleh Media Putra Bhayangkara
Frish H. Silaban
