September 26, 2026

Program Bawang Putih Humbahas: Amanat Negara, Kepemimpinan Bupati Jadi Penentu Kepercayaan Pusat

 

Humbang Hasundutan, Jumat 03 Oktober 2025

Kebijakan nasional yang turun ke daerah selalu menyimpan makna penting bagi keberlangsungan bangsa. Polemik seputar program penanaman bawang putih di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Namun, jika ditelusuri secara mendalam, fakta jelas menunjukkan bahwa program tersebut adalah amanat langsung pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI, bukan hasil dari inisiatif atau lobi pribadi siapa pun.

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional pengembangan benih bawang putih bersertifikat tahun 2026. Lebih dari sekadar program lokal, inisiatif ini adalah langkah besar negara untuk mengurangi ketergantungan pada impor bawang putih yang selama ini menjadi kelemahan dalam rantai pasokan pangan nasional.

Bupati Humbahas: Program Ini Adalah Kepercayaan Negara
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menegaskan bahwa masyarakat harus memahami dengan jernih posisi Humbahas dalam program strategis ini.

“Program ini adalah kebijakan nasional yang sudah ditetapkan Kementerian Pertanian. Justru kita patut bersyukur karena dari seluruh kabupaten di Sumatera Utara, hanya Humbang Hasundutan yang dipercaya mengembangkan bawang putih seluas 40 hektar,” ujar Bupati di Doloksanggul, Jumat (3/10/2025).

Pernyataan ini menegaskan bahwa kehadiran program bawang putih di Humbahas bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah, melainkan hasil dari kepercayaan negara terhadap daerah yang dipandang memiliki komitmen, integritas, dan kepemimpinan yang kuat.

Kesaksian Petani: Bupati Menjadi Jembatan Pusat dan Daerah
Dukungan atas program ini datang langsung dari masyarakat tani, sebagai penerima manfaat utama. Seorang ketua kelompok tani menyampaikan, “Kalau bukan karena kerja keras Pak Bupati, kami petani tidak mungkin bisa mendapat program sebesar ini. Bantuan datang dari pusat lewat pemerintah daerah. Beliau adalah jembatan antara rakyat dan pemerintah pusat.”

Kesaksian ini menegaskan bahwa Bupati Oloan Nababan benar-benar menjalankan perannya sebagai pemimpin yang menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat.

Pertanian: Humbahas Dipilih Karena Potensi dan Kepemimpinan
Dari pihak pemerintah pusat, kejelasan juga datang. Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Ir. Arif Prasetyo, menyatakan bahwa penunjukan Humbahas bukanlah keputusan instan, melainkan hasil kajian panjang.

“Kami memilih Humbang Hasundutan karena dua alasan utama: potensi lahan dan kepemimpinan daerah. Dari awal, Bupati Oloan menunjukkan komitmen penuh dalam mengawal program ini. Beliau tidak sekadar hadir di seremonial, tetapi benar-benar mengikuti setiap tahapan teknis. Itu yang membuat kami yakin untuk menempatkan Humbahas sebagai pionir,” jelasnya.

Pernyataan ini mempertegas bahwa kepercayaan pusat lahir dari kualitas kepemimpinan daerah, bukan faktor lain.

Perspektif Nasional: Humbahas di Peta Ketahanan Pangan Indonesia
Program bawang putih Humbahas memiliki dimensi yang jauh melampaui batas daerah. Dalam konteks global, pangan sering menjadi alat politik dan tekanan ekonomi antarnegara. Indonesia tidak bisa selamanya bergantung pada impor. Karena itu, pemerintah pusat merancang program kedaulatan pangan, salah satunya melalui pengembangan bawang putih dalam negeri.

Humbahas kini ditempatkan dalam peta strategis nasional sebagai pusat pengembangan benih bawang putih di Sumatera Utara. Dengan posisi ini, Humbahas bukan lagi sekadar kabupaten di kawasan pegunungan, melainkan ikon ketahanan pangan nasional.

Peran Bupati Oloan Nababan menjadi pembeda. Kepemimpinannya yang visioner, disiplin, dan berintegritas telah menjadikan Humbahas sebagai daerah yang dipercaya pusat untuk mengemban tanggung jawab besar.

Humbahas Menanam Masa Depan Bangsa
Program ini bukan sekadar tentang menanam bawang putih, melainkan tentang menanam masa depan ketahanan pangan Indonesia. Humbahas hadir sebagai pionir, dan di balik itu berdiri seorang pemimpin yang bekerja dengan aturan, data, dan dedikasi: Bupati Oloan Nababan.

Sejarah akan mencatat, bahwa di tengah tantangan besar pangan nasional, Humbahas berdiri tegak dengan marwah yang semakin tinggi, mengukuhkan diri sebagai kabupaten yang mampu memikul amanat negara demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *