September 25, 2026

CV. JMP Usaha Batu Bintang Dan Batu Apung Dikhawatirkan Akan Dapat Merugikan Petani

Padang Pariaman,putra bhayangkara.id

Ketua Kelompok Tani Pematang Jaya, Kabupaten Padang Pariaman, Propinsi Sumatera Barat, Syafrudin,merasa kesal akibat adanya pengusaha batu apung dan batu bintang yang diduga dalam menjalankan aktivitas akan dapat merusak lingkungan masyarakat, yaitu limbah yang hanyut akan berdampak pada kehidupan masyarakat, sungai yang ada ikan larangan tentu juga akan berkurang dan mati, karena limbah dan dikhawatirkan saluran irigasi akan tersumbat.

Hal itu dikatakan Syafrudin yang juga tokoh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, pada Wartawan, Selasa 18/2/2025 di Batu basa. Kemudian dilanjutkan oleh Syaf panggilan akrabnya juga wakil ketua DPW LSM Tamperak Propinsi Sumatera Barat, meminta pada pihak pengusaha tambang tersebut, untuk lebih aktif sosialisasi ketengah masyarakat. ” Boleh- boleh saja investasi, tapi baiknya pikirkan juga hayat hidup masyarakat banyak,” ungkapnya.

Pengambilan batu bintang dan batu apung oleh pengusaha, tambah Syafrudin di lokasi batang kalulutan ketek dan koto bimo jorong kampung pinang dan diganting sungai ipuh nagari III Koto Aur Malintang, hendaknya setelah mengeruk/ menggali menggunakan alat berat yang meruntuhkan tebing- tebing perlu kembali di reklamasi, mengingat pengalaman 20 tahun lalu.

Menurut Syafrudin ada kecemasan masyarakat petani yang pertama limbah yang hanyut memasuki saluran irigasi dan masuk ke sawah masyarakat sehingga saluran irigasi memenuhi banda atau saluran irigasi, sehingga saluran irigasi tersumbat dan sawah masyarakat tertimbun. Dan diharapkan pihak berwenang untuk segera dapat meninjau kembali.( Leo ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *