September 25, 2026

Edukasi Diperkuat, pelanggaran masih tinggi, di hari Kelima Operasi Keselamatan Toba 2025

Medan, Putrabhayangkara
Polda Sumatera Utara dan jajaran dalam memasuki hari kelima Operasi Keselamatan Toba 2025 dan dengan intensitas yang semakin meningka, ribuan pengendara di berikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, sementara penegakan hukum terus di perketat guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman.
Meski kesadaran masyarakat mulai meningkat, angka pelanggaran yang di temukan masih cukup tinggi, hal ini menunjukkan disiplin berlalu lintas perlu terus di perkuat.
Dalam hal pendekatan preemtif, Polda Sumut telah melaksanakan 5.578 kegiatan sosialisasi, yang mencakup edukasi langsung kepada masyarakat, pemeriksaan terhadap 215 kendaraan, serta pengawasan di 645 titik jalan dan 136 lingkungan, selain itu, langkah preventif juga di itingkatkan dengan 2.339 kegiatan pengawasan terhadap pengguna jalan, 238 kendaraan, serta 560 titik jalan dan 154 lingkungan yang di nilai rawan pelanggaran kecelakaan.
Di bidang penegakan hukum, petugas menindak 153 pelanggaran lalu lintas, yang terdiri dari 87 kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), 33 kendaraan travel gelap, 23 mobil barang yang mengangkut orang, serta 10 bus yang masih menggunakan klakson telolet.
Secara keseluruhan, jumlah pelanggaran yang ditindak mencapai 2.664 kasus, dengan rincian 32 tilang elektronik (ETLE), 804 tilang manual, serta 1.828 teguran. Angka ini menjadi bukti bahwa masih banyak pengendara yang kurang mematuhi aturan, meski sosialisasi terus di gencarkan.
Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa, kecelakaan lalu lintas juga menjadi perhatian serius dalam operasi ini dan pada hari ke lima, tercatat delapan insiden kecelakaan, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, empat mengalami luka berat, serta tiga lainnya luka ringan,”kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut di perkirakan mencapai Rp30,8 juta dan situasi ini kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya,”jelasnya, Sabtu (15/02/2025)
Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H, lebih lanjut menyampaikan bahwa, Operasi Keselamatan Toba 2025 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat,“Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, menekankan tentang keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pengguna jalan, maka dengan disiplin yang lebih baik, kita dapat menekan angka kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang lebih tertib,”jelasnya.
Polda Sumut juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, menjadikan kepatuhan berlalu lintas sebagai budaya, serta mendukung terwujudnya jalan raya yang lebih aman bagi semua.
(Alexander/Medan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *