Musibah Banjir Melanda Kota Mataram dan Kab. Lobar, Puluhan Ribu Warga Terdampak
Putrabhayangkara NTB – Musibah banjir yang melanda Kota Mataram dan Kab. Lombok Barat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB pun mencatat sedikitnya ada 7.676 keluarga dan sekitar 30.6817 warga yang terdampak. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah karna data dari Kab. Lobar belum masuk.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ahmadi menerangkan sampai dengan 7 Juli 2025 pukul 08.00 Wita tercatat banjir di Kota Mataram antara lain terjadi di wilayah Sandubaya, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, dan Ampenan,
Sedangkan Lobar terjadi di Kelurahan Sayang sayang.
“Pada hari Minggu, sekitar pukul 16.00 WITA, hujan deras mengguyur Kota Mataram dan sekitarnya selama beberapa jam. Akibat curah hujan yang tinggi, debit air sungai meningkat hingga meluap ke pemukiman warga air mulai memasuki rumah warga,” ujarnya via pesan pribadi
Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait apakah ada korban meninggal. Sementara korban luka-luka tercatat ada 15 orang, dan sekitar 520 orang sudah mengungsi. Selain itu, 9 unit rumah tercatat rusak berat, tembok keliling TPST Sandubaya roboh ke arah jalan raya, dan puluhan unit mobil terseret banjir.
“Kondisi saat ini sudah kondusif, tim gabungan bersama saat ini sedang melakukan pembersihan material sisa banjir,” lanjut Ahmadi. Masyarakat pun diimbau agar berhati-hati ketika di luar rumah serta diharapkan tidak membuang sampah pada saluran air dan membersihkan drainase untuk mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan terjadi. “Masyarakat juga perlu mewaspadai adanya potensi terjadi hujan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” tambahnya (A)
