September 26, 2026

Merajut kebhinnekaan dan meneguhkan nilai kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045

Medan, Putrabhayangkara
Dialog penguatan Internal Polri yang bertema “Merajut Kebhinnekaan dengan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Generasi Muda Sumut Guna Menuju Indonesia Emas,” di gelar Divisi Humas Mabes Polri
Dialog penguatan Internal Polri ini di hadiri dari berbagai tokoh penting, termasuk akademisi, budayawan, tokoh adat, serta para mahasiswa, di Hotel Emerald Garden Internasional, Medan, Kamis (13/02/2025)
Acara ini di buka oleh, Kadiv Humas Polri melalui Karo Penmas, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., yang mengatakan bahwa, pentingnya dialog kebangsaan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang di wakili oleh, Plt. Kabid Humas, Kombes. Pol Yudhi Surya Markus Pinem, mengatakan bahwa, stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,“Pemerintah memiliki visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju dengan ekonomi kuat, kesejahteraan merata, serta sumber daya manusia yang berkualitas dan stabilitas keamanan adalah pondasi utama untuk mencapai tujuan ini,”jelas, Kombes Yudhi.
Ia juga memaparkan data gangguan Kamtibmas di Sumatera Utara dalam enam minggu terakhir yang mengalami peningkatan sebesar 7,37%, dengan 7.492 kejadian, selain itu, ia juga menyampaikan upaya Polda Sumut dalam mengatasi berbagai tantangan keamanan, mulai dari penindakan geng motor hingga pengungkapan kasus narkoba.
Budayawan Prof. Dr. Ibrahim Gultom, M.Pd., menyoroti tentang pentingnya menjaga nilai-nilai budaya sebagai perekat bangsa,“Kita hidup dalam keberagaman, dan budaya adalah alat pemersatu, ika generasi muda memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan, maka keutuhan Indonesia akan tetap terjaga,”jelasnya.
Dari akademisi, Prof. Dr. Agussani, M.AP., menyoroti tentang kesiapan Indonesia menghadapi tantangan global di tahun 2045,”bonus demografi yang akan di alami Indonesia pada 2045 adalah peluang yang sekaligus tantangan, jika kita tidak menyiapkan generasi muda yang berdaya saing tinggi, maka kita akan kesulitan mencapai visi Indonesia Emas,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa, perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi muda agar siap menghadapi dunia yang semakin kompetitif.
Motivator nasional, Putra Andica Siagian memberikan pemaparan inspiratif mengenai Pancasila sebagai identitas bangsa, “Pancasila bukan sekadar slogan, tetapi harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari yakni, Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial harus menjadi pedoman dalam bertindak,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa, generasi muda harus memahami temtang keberagaman itu bukanlah ancaman, melainkan kekuatan,”Gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air adalah kunci utama dalam membangun Indonesia yang lebih baik dan kita tidak boleh terpecah hanya karena perbedaan,” lanjutnya.
Acara ini juga menyoroti tentang keberhasilan Polda Sumut dalam berbagai aspek, termasuk penegakan hukum, mitigasi bencana, serta pengamanan event nasional dan internasional.
Dengan dialog ini, sangatlah di harapkan generasi muda Sumatera Utara agar semakin memahami perannya dalam menjaga kebhinnekaan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.
(Alexander/Medan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *