September 25, 2026

Viral Gedung SDN 170 Sihotang Hasugian Tonga Rusak, Dinas Pendidikan Humbahas Buka Suara!

Humbang Hasundutan, Minggu 9/2/2025

Masyarakat dikejutkan dengan viralnya foto gedung sekolah yang tampak rusak berat di UPT SD Negeri 170 Sihotang Hasugian Tonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan. Foto tersebut beredar luas di media sosial Facebook dan mengundang berbagai reaksi publik. Banyak yang mempertanyakan kondisi sekolah tersebut, bahkan muncul dugaan bahwa siswa masih belajar di bangunan yang hampir roboh itu.

Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang.

Dinas Pendidikan: Gedung Lama Sudah Tidak Digunakan:

Kepala Dinas Pendidikan Humbahas, Martahan Panjaitan, menegaskan bahwa gedung sekolah yang rusak berat tersebut sudah tidak lagi digunakan dalam proses belajar mengajar.

“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar. Gedung lama yang terlihat rusak memang benar adanya, tetapi sejak lama sudah tidak dipakai lagi. Saat ini, sekolah memiliki gedung baru yang layak untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Martahan dalam keterangannya yang dipublikasikan di laman resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (9/2/2025).

Ia juga menambahkan bahwa gedung lama tersebut saat ini dalam proses penghapusan aset, dan bukan lagi bagian dari fasilitas yang digunakan siswa.

Sebagai bukti, Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa di sebelah gedung lama yang viral tersebut, sudah berdiri gedung sekolah baru yang kondisinya jauh lebih baik dan aman bagi siswa. Namun, dalam unggahan yang viral, bangunan baru ini tidak ditampilkan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Fakta yang Tidak Ditampilkan dalam Postingan Viral

Dalam klarifikasinya, Dinas Pendidikan Humbahas menyoroti beberapa fakta yang terabaikan dalam unggahan viral di media sosial:

1. Gedung baru sebenarnya sudah ada, namun tidak dimasukkan dalam foto yang beredar.

2. Gedung lama memang rusak, tetapi tidak lagi digunakan untuk belajar.

3. Saat ini, proses penghapusan aset sedang berjalan, sehingga bangunan lama akan segera dihapus dari daftar aset sekolah.

Dinas Pendidikan bahkan mengajak masyarakat untuk melihat langsung lokasi sekolah melalui Google Maps guna memastikan kebenaran informasi.

Imbauan: Bijak dalam Bermedia Sosial

Menanggapi viralnya isu ini, Martahan Panjaitan mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami memahami bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap kondisi pendidikan di daerah kita. Namun, sebelum menyebarkan informasi, mari kita pastikan dulu kebenarannya. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman yang justru menyesatkan publik,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pihak-pihak yang memiliki informasi terkait fasilitas pendidikan di Humbahas dapat langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sehingga tidak terjadi penyebaran informasi yang keliru.

Kesimpulan

Viralnya foto gedung SD Negeri 170 Sihotang Hasugian Tonga yang rusak di media sosial ternyata tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Gedung tersebut memang rusak berat, tetapi sudah lama tidak digunakan lagi. Sekolah kini memiliki gedung baru yang lebih layak, namun tidak ditampilkan dalam unggahan yang viral.

Dinas Pendidikan Humbahas berharap masyarakat dapat mengecek kebenaran informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Klarifikasi resmi ini telah dipublikasikan di laman resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Oleh. Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *