September 27, 2026

Coffee Morning Kapolres Humbahas Tuai Protes Sejumlah Wartawan

Humbang Hasundutan, Minggu 18 Mei 2024

Kegiatan coffee morning yang digelar Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas), AKBP Arthur Sameaputty, pada Sabtu (17/5), yang bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan insan pers, justru menyisakan rasa kecewa bagi sejumlah wartawan.

Beberapa wartawan, termasuk dua wartawati berinisial M.M dan R.M, mengaku diperlakukan tidak adil dalam kegiatan tersebut. Pasalnya, meskipun mereka hadir dan turut menandatangani daftar kehadiran, mereka tidak menerima uang transportasi (uang minyak) seperti peserta lainnya.

“Kami hadir, mengikuti acara dan isi absen. Tapi setelah kegiatan selesai dan ada pembagian uang transport, kami justru tidak diberi dengan alasan tidak tergabung dalam grup WhatsApp wartawan unit Polres,” ujar salah satu narasumber.

Kekecewaan ini semakin memuncak karena, menurut informasi dari beberapa jurnalis lainnya, ada peserta yang juga tidak tergabung dalam grup WhatsApp tersebut namun tetap menerima uang transport. Hal ini menimbulkan kesan adanya perlakuan pilih kasih dalam proses pembagian oleh pihak kehumasan Polres Humbahas.

“Kalau alasannya karena tidak masuk grup WhatsApp, kenapa ada juga yang tidak tergabung tapi tetap dapat? Ini jadi pertanyaan besar bagi kami. Kesan diskriminasi itu sangat terasa,” ujar M.M didampingi rekan-rekannya.

Kasi Humas Polres Humbahas, Delmar Sitompul, disebutkan langsung menyampaikan alasan tersebut kepada para wartawan yang protes. Namun kebijakan tersebut menuai penolakan dari sejumlah awak media yang merasa tidak dihargai kontribusinya dalam kegiatan tersebut.

“Kapolres yang baru seharusnya mengevaluasi kebijakan seperti ini. Niat beliau bagus, ingin membangun hubungan baik dengan media. Tapi kalau seperti ini, malah menimbulkan jarak dan ketidaknyamanan,” tegas R.M.

Sebagai bentuk pembuktian atas keluhan tersebut, perwakilan narasumber menyampaikan protes mereka secara langsung kepada jurnalis Media Putra Bhayangkara melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 18 Mei 2025 pukul 11.30 WIB. Pesan itu berisi kronologi ketidakadilan yang mereka alami serta harapan agar hal ini disampaikan kepada Kapolres Humbahas melalui pemberitaan yang berimbang.

Melalui penyampaian ini, para wartawan berharap Kapolres Humbahas dapat mengetahui secara langsung kejadian tersebut dan melakukan evaluasi serta peneguran kepada jajaran kehumasan agar ke depan tidak terjadi lagi perlakuan yang dinilai diskriminatif.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *