Direktur TSTH2 Prof. Sri Fatmawati: 50 Persen Hasil Pertanian Ditentukan Kualitas Bibit
Humbang Hasundutan, Kamis 08 Mei 2025
Direktur Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Indonesia, Prof. Sri Fatmawati menyatakan bahwa 50 persen hasil pertanian sangat ditentukan oleh kualitas bibit. Hal ini disampaikannya saat mendampingi kunjungan Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan ke kawasan TSTH2 di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Prof. Sri Fatmawati yang juga merupakan dosen Departemen Kimia ITS Surabaya menegaskan, keberadaan TSTH2 menjadi potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui riset dan pengembangan bibit unggul pertanian. “TSTH2 tidak hanya fokus pada penelitian, tetapi juga pengembangan teknologi dan inovasi berbasis herbal serta hortikultura yang berdaya saing global dan berdampak sosial,” ujarnya.
TSTH2 merupakan pusat riset hasil kerja sama antara Kemendikbudristek dan Institut Teknologi Del (IT Del), yang mengusung misi mengembangkan benih herbal dan hortikultura berstandar internasional, membangun fasilitas riset terintegrasi, serta meningkatkan kolaborasi antara lembaga riset, perguruan tinggi, pemerintah, dan industri.
Kunjungan Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan disambut langsung oleh Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH dan Wakil Bupati Junita Rebecca Marbun, SH, M.AP. Hadir pula Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Wakil Bupati Taput Deni Lumbantoruan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, jajaran Kementerian Pertanian dan Kemendikbudristek, Kapolres Humbahas, Kapolres Taput, serta tokoh pengusaha Dewi Kam.
Dalam arahannya, Luhut menekankan pentingnya pengembangan bibit unggul sebagai fondasi ketahanan pangan. “Presiden RI Prabowo Subianto mendukung penuh pengembangan bibit unggul melalui TSTH2. Kami mengumpulkan para ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk mempercepat pengembangan sumber bibit terbaik dari sini,” tegasnya.
Usai pertemuan, Ketua DEN dan rombongan meninjau fasilitas laboratorium, greenhouse, dan berbagai hasil riset TSTH2 yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang pertanian berbasis sains.
TSTH2 diharapkan menjadi episentrum inovasi pertanian dan sumber benih unggul nasional dari kawasan Tapanuli.
Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish. H. Silaban
