Bundir Lagi, Sat Reskrim Polres Lotara Lakukan Olah TKP
Putrabhayangkara NTB 26/04/25 – Setelah viralnya kasus bunuh diri (Bundir) seorang pria berinisial J (45) warga Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, pada hari Kamis 25/04/25, Kini masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) dihebohkan kembali oleh kasus yang sama yang dilakukan seorang laki-laki AD (35) Tahun, warga Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, KLU, Jum’at malam 25/04/25 pada pukul 20.00 WITA.
Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta S.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Punguan Hutahaean S.Tr.K.,S.I.K. membenarkan tentang peristiwa Bundir yang terjadi di wilayah hukum Polsek gangga.
” Ya, Kejadian sekitar Pukul 20.00 WITA, keluarga korban yang bernama MAHENDRA dan keponakannya korban yang bernama ROI berinisiatif mencari korban ke arah kali, karna korban selaku penanggung jawab begawe pada acara keluarganya, dan setibanya menuju ke arah kali saudara Mahendra melihat korban bergelantungan dipohon jambu mente ” Ujar Kasat Reskrim Sabtu 26/04/25.
Kasat Reskrim Menambahkan, Setelah di ketahui oleh saudara Mahendra bahwa korban gantung diri kemudian ia memanggil temannya bernama Roi dan bersamaan mencari korban. Diketahui, bahwa korban dalam posisi tergantung dipohon , kemudian saksi Mahendra dan Roi secara respect lari ke rumahnya sembari berteriak minta pertolongan kepada warga yang ada di rumah korban. Dan setelah minta bantuan, mereka bersama warga pada pukul 20.51 WITA mengevakuasi korban dengan cara menaiki pohon jambu mente tempat korban gantung diri untuk menurunkan korban dengan cara memutus tali nilon menggunakan sebilah pisau dan dibantu oleh warga masyarakat sekitar” Tambahnya
Dan atas peristiwa tersebut Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Utara yang di dampingi anggota Polsek Gangga melakukan olah TKP. Dan sampai saat ini Sat Reskrim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas apa motif peristiwa gantung diri, sehingga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. (AMI)
