Dorong Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Humbahas Siap Wujudkan 100% Desa Miliki Koperasi Merah Putih
Humbang Hasundutan, Kamis 10 April 2025
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bergerak cepat menyikapi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 terkait percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Dalam sosialisasi resmi yang dilangsungkan di Pendopo Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Kamis (10/4/2025), Bupati Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, menyatakan kesiapan daerahnya untuk menjadi pionir dalam penerapan program ekonomi kerakyatan ini.
Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, mempercepat pengentasan kemiskinan, dan menggerakkan potensi desa melalui pendekatan koperasi modern. Program ini akan diluncurkan secara nasional pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi.
Percepatan dengan Model Fleksibel
Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbahas akan membentuk koperasi di seluruh desa dengan menyesuaikan pendekatan berbasis kondisi lokal. Ada tiga model percepatan yang digunakan:
Model pembentukan baru bagi desa yang belum memiliki koperasi.
Model pengembangan bagi desa dengan koperasi aktif dan berkinerja baik.
Model revitalisasi bagi koperasi desa yang kurang aktif atau vakum.
“Ini bukan sekadar membentuk koperasi secara administratif, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di desa. Koperasi Merah Putih harus menjadi katalisator kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Oloan P. Nababan dalam sambutannya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh dinas teknis, tidak hanya satu OPD, akan terlibat aktif dalam proses pendampingan dan pengawasan. Musyawarah desa menjadi titik awal penting dalam memastikan koperasi yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah.
Komitmen Pemerintah Daerah dan Legislatif
Dukungan atas program ini tidak hanya datang dari eksekutif. Ketua DPRD Humbahas, Parulian Simamora, juga menyampaikan komitmen lembaganya untuk ikut mengawal jalannya program ini.
“Kami mendukung penuh, tetapi perlu pengawasan ketat agar program ini tidak menimbulkan persoalan, terutama dalam hal pengelolaan anggaran,” ungkapnya.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh jajaran pejabat tinggi daerah, termasuk Wakil Bupati Junita Rebeka Marbun, SH, M.AP, Sekda Chiristison Rudianto Marbun, M.Pd, para camat, kepala desa, notaris, serta perwakilan BUMN dan BUMD.
Dukungan Kementerian dan Pakar
Paparan teknis juga disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja, Nurliza Pasaribu, serta Kepala Dinas PMDP2A, Maradu Napitupulu. Sebagai wujud sinergi pusat-daerah, Deputi Kelembagaan Perkoperasian dan Digitalisasi Kementerian Koperasi dan UKM RI, Henra Saragih, SH, MH, turut menyampaikan arahan melalui konferensi video.
“Kolaborasi pusat dan daerah adalah kunci sukses program Koperasi Merah Putih. Melalui digitalisasi dan integrasi kelembagaan, koperasi di desa bisa menjadi mesin penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan adaptif,” terang Henra Saragih.
Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat desa, Kabupaten Humbang Hasundutan menargetkan seluruh desa memiliki koperasi produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Dilaporkan oleh: Frish H. Silaban
Media Putra Bhayangkara.
