September 25, 2026

PWI Kalbar Rombak Struktur, Siap Bertarung di Era Digital

Pontianak — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat menggeliat. Dalam rapat perdana yang digelar di Kantor PWI Kalbar, Jalan Danau Sentarum, 5 April 2025, organisasi ini resmi memperkuat struktur kepengurusan dengan figur-figur senior serta merumuskan rencana strategis yang berani.ungkap Wawan Suwandi kepada Awak media, selasa,(8/4)

Mantan Ketua PWI Kalbar, Sidik Pramono, kembali hadir di lingkaran pengurus sebagai Dewan Kehormatan. Dedi Supriadi AR SH dan Sudirman SH kini memegang kendali di Divisi Hukum, sementara Maman Suratman S.Ip MH dipercaya menjadi Dewan Pakar. Nama-nama lain seperti Ali Anapia dan Jumadi masuk sebagai Dewan Penasehat, menambah bobot dalam tubuh organisasi.

Plt Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi, menegaskan bahwa struktur ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman. “Hasil rapat ini segera kami laporkan ke PWI Pusat,” ujarnya. Turut hadir dalam rapat: Sekretaris Zainul Irwansyah, Wakil Ketua Syarif Dwi Kurniawan, Sabirin, Ramsyah, dan Bendahara Devi Lahendra.

Program Prioritas: Dari UKW hingga Bimbel Kehumasan

Bukan hanya soal nama besar, rapat juga melahirkan program nyata. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) disiapkan sebagai tahap awal peningkatan kualitas SDM wartawan di Kalbar. Pembaruan kartu anggota dengan tanda tangan Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah, juga masuk dalam agenda prioritas.

Tak kalah penting, PWI Kalbar menyiapkan bimbingan teknis kehumasan dan pendataan ulang anggota sebagai bentuk konsolidasi internal. Di luar itu, agenda audiensi dengan Forkompimprov dan Forkompimkab se-Kalbar tengah dirancang.

“Di bawah kepemimpinan Zulmansyah dan Sekjen Wina Armada Sukardi, PWI Kalbar makin solid, baik di dalam maupun luar,” ucap Wawan Suwandi.

Wartawan Kalbar: Tak Lagi Sekadar Pena

Kartu anggota yang baru bukan sekadar pelengkap identitas. Ia jadi simbol kredibilitas dan kesiapan bertarung. Dengan UKW, wartawan tak cuma bersenjatakan pena, tapi juga sertifikat kompetensi—siap adu kualitas dalam “gladiator” jurnalistik.

Konsolidasi dengan Pemerintah: Tak Hanya Sopan Santun

PWI Kalbar juga memantapkan komunikasi resmi dengan instansi pemerintahan. Surat-surat audiensi tengah disiapkan, menunjukkan keseriusan menjaga sinergi antara media dan pemerintah.

Era Baru PWI Kalbar: Relevan dan Siaga

Dengan dukungan figur-figur senior, program terukur, dan kepemimpinan yang gesit, PWI Kalbar menatap masa depan. Tidak sekadar menjaga eksistensi organisasi, tapi memastikan PWI tetap relevan di era digital.

“Kami tidak ingin hanya bertahan. Kami ingin tetap berarti,” pungkas Wawan Suwandi.(Sabirin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *