September 25, 2026

Warga Tani Kampung Way Dente Kesulitan Mendapatkan Pupuk, Diduga Ada Permainan Dinas Pertanian dan Kios Surya Tani

 

Tulang Bawang, Lampung – Petani di Kampung Way Dente, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Dugaan adanya permainan antara Dinas Pertanian dan Kios Surya Tani mencuat setelah sejumlah kelompok tani (poktan) menyampaikan keluhan mereka. Rabu [22/01/25]

“Bertahun-tahun kami kesulitan mendapatkan pupuk. Kalaupun ada, harganya sangat mahal karena harus mengambil di kampung lain. Harga pupuk merah bisa mencapai Rp240 ribu per sak, sedangkan pupuk putih mencapai Rp190 ribu,” ungkap Sucipto, salah satu anggota Poktan Mekar Jaya. Ia menambahkan bahwa anggota lainnya juga merasa Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang sudah mereka buat seolah tidak digunakan. Hal ini membuat para petani setiap tahun tidak mendapatkan pupuk yang seharusnya menjadi hak mereka.

Menurut informasi, terdapat 12 poktan aktif yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Tani. Namun, dalam pelaksanaan RDKK, hanya tiga poktan yang terdaftar di Gapoktan Mitra Tani, sedangkan sembilan poktan lainnya masuk ke dalam pengelolaan Kios Surya Tani milik seorang pengusaha bernama Suren. Padahal, Gapoktan Mitra Tani telah memberikan surat rekomendasi agar Kios Surya Tani tidak mendapatkan wewenang tersebut.

Rio Saputra, Ketua Gapoktan Mitra Tani, mengungkapkan kegelisahannya atas kondisi ini. “Saya sedang berupaya agar Dinas Pertanian mengizinkan pupuk dikelola langsung oleh Gapoktan Mitra Tani. Secara aturan, sistem RDKK ini harusnya masuk ke Gapoktan. Sementara itu, Kios Surya Tani hanyalah kios, bukan lembaga yang memiliki kewenangan pengelolaan,” tegasnya.

Petani mendesak Dinas Pertanian untuk segera turun ke lapangan guna memastikan distribusi pupuk berjalan dengan adil. Mereka berharap adanya transparansi dalam penyaluran pupuk bersubsidi agar tidak memberatkan petani kecil yang selama ini berjuang di tengah keterbatasan.

Para anggota poktan pun menyerukan kepada pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. “Kami meminta keadilan. Pupuk adalah kebutuhan pokok kami untuk bertani. Jangan sampai kami terus-menerus kesulitan hanya karena ada kepentingan pihak tertentu,” pungkas Sucipto.

Dengan kondisi ini, harapan besar tertuju pada Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang untuk memberikan solusi nyata demi kesejahteraan para petani di Kampung Way Dente. [Tim Lampung]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *